Hari itu cuaca emg sedikit aneh. Dengan hujan yang rintik kecil namun kroyokan, dipadu dgn silaunya terik matahari pagi hingga memaksa sang pelangi terbangun dari tidur panjangnya beberapa waktu belakangan.
.
.
Seakan mendapat jawaban atas gegana yang mencekam dari malam hingga pagi itu. Bukan jawaban langsung tapi hanya seruan yang terdengar dalam hati, "Semua akan baik-baik saja..."
.
.
Kadang, manusia tdk perlu jawaban langsung akan tiap doa2nya. Hanya kemunculan si pelangi, cukup membuat setiap doa seakan terjawab, "Evertything is okay, kids. Just go on..", dan ajaibnya... Semua memang akan baik. Dan semakin baik...😊😊
6 Juli 2017
BTC (Behind the Capture)
19 November 2015
Mengundang Rindu
Hujan.. Kadang identik dengan butiran rindu yang turun bersamanya.
Aromanya terbawa angin saat menembus tanah gersang tak terurus.
Membalut rindu disela hembusannya.
Menebar luka yang masih menganga.
Malam.. Kadang identik dengan romantika sang bintang.
Sebuah kedipan mata hitam bulay, bak bola pingpong.
Menyuntikan rindu disela-sela tidurnya.
Menyelimuti hati yang terluka.
Rindu.. Kadang identik dengan sebuah kisah perpisahan yang menghantarkan kembang-kembang rindu ke sana. Membuat ia melayang dimabuk rindu.
Mungkin, sebuah kisah masih belum bisa terjadi meskipun hanya sejumput rindu. Namun, walau hanya berpaku pada sang rindu, sosoknya tak akan pernah terganti. Apapun yang terjadi.
Akhirnya, biarlah rindu ini melebur bersama derasnya hujan, pekatnya malam serta serbuan rindu di dalam hati.
28 September 2015
Rindu Hujan
Ditahun berikutnya, postingan gue tentang hujan sangatlah berbeda 180 derajat selsius. *nah loh*.
Kecintaan gue yang besar pada hujan tampaknya membuat sang hujan ke ge-eran, sehingga di tahun 2013, banyak hujan terjadi namun melebihi dari apa yang gue pikirkan. Hujan banyak, banjir juga banyak. Apalagi saat itu gue statusnya masih kuliah, ditambah tiap sore harus hujan. Saking kesalnya, gue meminta hujan untuk berhenti saat itu juga.
19 Maret 2013
fiuh... -_-"
Sudah berapa hari ya saya tidak memposting artikel di blog?Terakhir tanggal 14, sekarang tanggal 19, lima hari ya?
Okeh..
Lima hari adalah waktu yang singkat tapi...
Banyak kejadian yang menyenangkan sekaligus menyebalkan bahkan membuat galau...

Masalah internal, masalah keluarga bahkan hingga ingin kabur dari segalanya..
Hanya bisa menghela nafas lalu mengatakan..
Fiuuh... -_-"

Okeh..
Sekali lagi..
Okeh..

Saya tidak akan menceritakan hal-hal yang menyebalkannya, tapi saya ingin menampilkan sesuatu..
Sesuatu yang selama ini aku tunggu-tunggu dan selalu muncul dalam cerpen-cerpenku belakangan ini.
Pelangi!
10 Januari 2013
Tak bisakah kau berhenti
Kala musim harus berganti
Bau tanah menyejukkan hati
Tanah basah tak terperi
Aku yakin akan berhenti
Hari terus berganti
Kau terus menghampiri
Walau diri begitu perih
Aku mulai bertanya
Kapan kau berhenti
22 November 2012
Lihat... Aku buktinya!
Saat memelototi tuts-tuts keyboard dan menemukan artikel ini membuatku tersenyum kecil setelah membacanya. Ya! Aku menemukan aritikel ini, mari kita lihat:
1. Rata-rata kecepatan jatuhnya air hujan hanyalah 8-10 km/jam
Cha: Kecepatannya hanya segitu namun bila turunnya keroyokan, tetap saja membuat orang-orang dibawahnya kebasahan... :)
2. Air jatuh ke bumi dengan kecepatan yang rendah karena titik hujan memiliki bentuk khusus yang meningkatkan efek gesekan atmosfer dan membantu hujan turun ke bumi dengan kecepatan yang lebih rendah. Andaikan bentuk titik hujan berbeda, atau andaikan atmosfer tidak memiliki gesekan (bayangkan jika hujan terjadi seperti gelembung air yang besar yang turun dari langit), bumi akan menghadapi kehancuran setiap turun hujan.
Cha: Bayangkan?! Gelembung air besar yang turun? Mungkin tanda-tanda kiamat itu... :D
19 November 2012
(Masih) Tentang Hujan
Angin dingin bertiup, menerpa wajah
Langit tertutup awan kelabu
Matahari berhasil disingkirkan oleh si 'pekat' langit
Udara berhembus berbed
Ah, kusadari...
Musim telah berganti...
16 Mei 2012
HUJAN --> By Luiza CHa
Hujan dikala itu
23 April 2012
Ada pelangi dibalik derasnya hujan..
hujan.. hmmm...
Hari-hari begitu basah dan becek di guyur oleh hujan..
Sejenak terpikirkan..
Kala hujan itu membasahi bumi..
Begitu banyak aktifitas diluar sana..
Tanpa mensyukuri datangya sang air..
Kala hujan itu terjadi..
Ratusan bahkan ribuan orang yang sedang melintas ditengah jalan raya..
Serentak berhenti mencari tempat berteduh..
Begitu indahnya saat hujan turun..
29 Oktober 2011
Hujan.. Begitu berarti..
Musim hujan tampaknya sudah mulai datang.
Hampir sepanjang hari kemarin hujan besar di sertai kilat dan petir seakan saling berlomba menunjukkan keperkasaan sang hujan.
Sesaat terpikirkan sesuatu tentang hujan..
Kala hujan menghampiri..
Mereka semua yang saat itu berada di tengah jalan, serentak berhenti mencari tempat berteduh.
Ratusan bahkan ribuan orang yang memadati jalan tiba-tiba meminggirkan motornya.
Kala hujan datang,
Banyak kejadian yang terjadi disekitar..
Banyak peristiwa yang terjadi dalam hidup..
Orang-orang berpikir, mengapa hujan datang di saat yang tidak tepat?
Mengapa pada saat jam kerja?
Mengapa saat saya sedang berada dalam perjalanan?
Namun, sesaat terlintas..
Hujan datang bukan disaat yang tidak tepat..
Tapi kesiapan kitalah yang kurang saat menghadapinya.
Hujan..
Mengandung banyak peristiwa dan arti..
Peristiwa masa lampau dan masa kini..
Menyimpan banyak kenangan dan menghapusnya bersama aliran hujan...




