Tampilkan postingan dengan label hujan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hujan. Tampilkan semua postingan

6 Juli 2017

BTC (Behind the Capture)

Hari itu cuaca emg sedikit aneh. Dengan hujan yang rintik kecil namun kroyokan, dipadu dgn silaunya terik matahari pagi hingga memaksa sang pelangi terbangun dari tidur panjangnya  beberapa waktu belakangan.
.
.
Seakan mendapat jawaban atas gegana yang mencekam dari malam hingga pagi itu. Bukan jawaban langsung tapi hanya seruan yang terdengar dalam hati, "Semua akan baik-baik saja..."
.
.
Kadang, manusia tdk perlu jawaban langsung akan tiap doa2nya. Hanya kemunculan si pelangi, cukup membuat setiap doa seakan terjawab, "Evertything is okay, kids. Just go on..", dan ajaibnya... Semua memang akan baik. Dan semakin baik...😊😊

19 November 2015

Mengundang Rindu

Hujan.. Kadang identik dengan butiran rindu yang turun bersamanya.
Aromanya terbawa angin saat menembus tanah gersang tak terurus.
Membalut rindu disela hembusannya.
Menebar luka yang masih menganga.

Malam.. Kadang identik dengan romantika sang bintang.
Sebuah kedipan mata hitam bulay, bak bola pingpong.
Menyuntikan rindu disela-sela tidurnya.
Menyelimuti hati yang terluka.

Rindu.. Kadang identik dengan sebuah kisah perpisahan yang menghantarkan kembang-kembang rindu ke sana. Membuat ia melayang dimabuk rindu.

Mungkin, sebuah kisah masih belum bisa terjadi meskipun hanya sejumput rindu. Namun, walau hanya berpaku pada sang rindu, sosoknya tak akan pernah terganti. Apapun yang terjadi.

Akhirnya, biarlah rindu ini melebur bersama derasnya hujan, pekatnya malam serta serbuan rindu di dalam hati.

28 September 2015

Rindu Hujan

Waktu tahun 2012, gue ada buat banyak postingan tentang si hujan. Saat itu gue sangat mencintai hujan. Bahkan tiap saat hujan, gue pasti buat satu postingan. Hujan itu seperti pemberi inspirasi alami tanpa harus kita gali dengan sendirinya. Bahkan peneliti pun menyatakan bahwa saat hujan turun, ada gelombang-gelombang lain yang ikut turun dan mempengaruhi jiwa dan pikiran manusia. Jadi, jangan heran kalau gara-gara hujan, banyak orang galau nggak jelas.

Ditahun berikutnya, postingan gue tentang hujan sangatlah berbeda 180 derajat selsius. *nah loh*.
Kecintaan gue yang besar pada hujan tampaknya membuat sang hujan ke ge-eran, sehingga di tahun 2013, banyak hujan terjadi namun melebihi dari apa yang gue pikirkan. Hujan banyak, banjir juga banyak. Apalagi saat itu gue statusnya masih kuliah, ditambah tiap sore harus hujan. Saking kesalnya, gue meminta hujan untuk berhenti saat itu juga.

19 Maret 2013

fiuh... -_-"

Sudah berapa hari ya saya tidak memposting artikel di blog?
Terakhir tanggal 14, sekarang tanggal 19, lima hari ya?

Okeh..

Lima hari adalah waktu yang singkat tapi...
Banyak kejadian yang menyenangkan sekaligus menyebalkan bahkan membuat galau...

Masalah internal, masalah keluarga bahkan hingga ingin kabur dari segalanya..

Hanya bisa menghela nafas lalu mengatakan..
Fiuuh... -_-"


Okeh..

Sekali lagi..

Okeh..

Saya tidak akan menceritakan hal-hal yang menyebalkannya, tapi saya ingin menampilkan sesuatu..

Sesuatu yang selama ini aku tunggu-tunggu dan selalu muncul dalam cerpen-cerpenku belakangan ini.
Pelangi!

10 Januari 2013

Tak bisakah kau berhenti

Aku selalu merindukanmu,
Kala musim harus berganti
Bau tanah menyejukkan hati
Tanah basah tak terperi
Aku yakin akan berhenti

Hari terus berganti
Kau terus menghampiri
Walau diri begitu perih
Aku mulai bertanya
Kapan kau berhenti

22 November 2012

Lihat... Aku buktinya!


Saat memelototi tuts-tuts keyboard dan menemukan artikel ini membuatku tersenyum kecil setelah membacanya. Ya! Aku menemukan aritikel ini, mari kita lihat:

1. Rata-rata kecepatan jatuhnya air hujan hanyalah 8-10 km/jam
Cha: Kecepatannya hanya segitu namun bila turunnya keroyokan, tetap saja membuat orang-orang dibawahnya kebasahan... :)

2. Air jatuh ke bumi dengan kecepatan yang rendah karena titik hujan memiliki bentuk khusus yang meningkatkan efek gesekan atmosfer dan membantu hujan turun ke bumi dengan kecepatan yang lebih rendah. Andaikan bentuk titik hujan berbeda, atau andaikan atmosfer tidak memiliki gesekan (bayangkan jika hujan terjadi seperti gelembung air yang besar yang turun dari langit), bumi akan menghadapi kehancuran setiap turun hujan.

Cha: Bayangkan?! Gelembung air besar yang turun? Mungkin tanda-tanda kiamat itu... :D

19 November 2012

(Masih) Tentang Hujan



Angin dingin bertiup, menerpa wajah
Langit tertutup awan kelabu
Matahari berhasil disingkirkan oleh si 'pekat' langit
Udara berhembus berbed
Ah, kusadari...
Musim telah berganti...

16 Mei 2012

HUJAN --> By Luiza CHa


Hujan dikala itu
mengingatkan aku akan dirimu
Titik hujan yang berkilauan
Silaukan mataku yang tengah mencarimu

Kupejamkan mata mencoba merasakan derasnya sang hujan
Ku berusaha mencari sosoknya yang kini menghilang

23 April 2012

Ada pelangi dibalik derasnya hujan..

''Pelangi,pelangi.. Alangkah indahmu.. Merah kuning hijau.. Dilangit yang biru..''
1325728543411229646
Sepotong lagu pelangi tersebut menginspirasiku untuk menulis sedikit pengalamanku kemarin sore. Kemarin, ketika aku hendak bergegas menuju kampus untuk mengikuti ujian UAS, ternyata hujan deras menjadi penghalang saat itu. Awalnya begitu keluar dari kantor, tidak ada rintik hujan, hanya ada segumpal awan hitam yang siap menelan langit biru. Namun sempat terheran juga karena di sebagian langit tidak ada setitikpun awan hitam melainkan sosok matahari yang bersinar begitu gagah. Melihat faktor itulah yang membuat saya meyakini bahwa hujan akan datang nanti malam, bukan sekarang.
Aku melenggang terus menuju parkiran motor menghampiri ayahku yang sudah menunggu untuk mengantarkanku ke kampus. Begitu motor meinggalkan parkiran, -/+ 1km, hujan rintik-rintik mulai turun. Intensitasnya tidak begitu besar jadi hujan 13257287382127160849di

hujan.. hmmm...

Beberapa hari ini..
Hari-hari begitu basah dan becek di guyur oleh hujan..

Sejenak terpikirkan..
Kala hujan itu membasahi bumi..
Begitu banyak aktifitas diluar sana..
Tanpa mensyukuri datangya sang air..

Kala hujan itu terjadi..
Ratusan bahkan ribuan orang yang sedang melintas ditengah jalan raya..
Serentak berhenti mencari tempat berteduh..

Begitu indahnya saat hujan turun..

29 Oktober 2011

Hujan.. Begitu berarti..

another poem-poetry here

------------------------------------------------------------------------------------------------------------




Musim hujan tampaknya sudah mulai datang.
Hampir sepanjang hari kemarin hujan besar di sertai kilat dan petir seakan saling berlomba menunjukkan keperkasaan sang hujan.

Sesaat terpikirkan sesuatu tentang hujan..
Kala hujan menghampiri..
Mereka semua yang saat itu berada di tengah jalan, serentak berhenti mencari tempat berteduh.
Ratusan bahkan ribuan orang yang memadati jalan tiba-tiba meminggirkan motornya.

Kala hujan datang,
Banyak kejadian yang terjadi disekitar..
Banyak peristiwa yang terjadi dalam hidup..
Orang-orang berpikir, mengapa hujan datang di saat yang tidak tepat?
Mengapa pada saat jam kerja?
Mengapa saat saya sedang berada dalam perjalanan?

Namun, sesaat terlintas..
Hujan datang bukan disaat yang tidak tepat..
Tapi kesiapan kitalah yang kurang saat menghadapinya.

Hujan..
Mengandung banyak peristiwa dan arti..
Peristiwa masa lampau dan masa kini..
Menyimpan banyak kenangan dan menghapusnya bersama aliran hujan...