31 Desember 2016

Challenging Year

Seorang Pastur bertanya saat homili di gereja tadi sore.

"Apa nama yang cocok untuk menggambarkan tahun 2016 ini?"

Pasti. Semua umat yang hadir cuma menjawab dalam hati. Takut-takut disuruh maju ke depan.

Awalnya gue berpikir, tahun ini merupakan Tahun Adaptasi Terlama yang pernah gue alami. Dalam segala hal.

Adaptasi dilingkungan rumah yang baru. Yang jauh dari tempat gue beraktifitas sehari-hari. Butuh waktu 2 bulan lebih untuk bisa lebih menerima. Lagi, adaptasi dengan orang-orang yang mengetahui tempat tinggal baru gue yang jauh disini. Butuh hampir berbulan-bulan untuk membuat mereka bahkan diri gue sendiri bahwa semua ini ada hikmahnya, Dan lagi, membuat mereka paham kalau pilihan inilah yang terbaik.

Ada lagi. Adaptasi dengan kelompok kelas baru yang gue pegang tahun ini. Dengan ketidaksiapan gue untuk meng-handle level baru ini, sampai perlu berbulan-bulan juga untuk adaptasi dengan level kelas yang baru. Bukan soal anak-anaknya, tapi kesiapan diri gue untuk membimbing mereka untuk ke tahap selanjutnya dengan hasil yang lebih baik.

Juga, harus adaptasi juga dengan partner kerja yang juga baru dan belum dapat 'klik' nya hingga hari ini. Ini adaptasi rekan kerja terlama bagi gue.

Lagi, adaptasi berkenalan dengan orang-orang baru, especially with man, yang setelah sekian tahun terbiasa sendiri, belum terbiasa ada yang nemenin atau bawel nanya ini itu sampai bikin gue pegel sendiri nanggapinnya. This is the hard things.

"Tapi, pinta Berkat terlebih dahulu, meminta agar semua menjadi lebih baik dan muncul hal yang lebih baik"

Seperti tiba-tiba mendapat pencerahan. Ubah cara pandangmu dan pinta berkat. Maka, gue berpikir lain. Ini bukan tahun Adaptasi terlama, tapi Tahun dimana Tuhan menantang seberapa kuat gue menahan semua tantangan yang diberikan.

Buktinya... ternyata gue kuat! Sampai akhir tahun pun, gue masih bisa melaluinya dengan lebih baik. Walau proses perjalanannya penuh tangis, dumelan, keluhan, seruan, kemarahan, kekecewaan, dan berbagai hal menyebalkan lainnya, tapi selalu saja ada orang-orang yang menghadirkan tawa, anak-anak yang selalu berhasil meraup seluruh sendu dalam sekejap, atau mereka yang terus mendoakan gue dari jarak jauh hingga terdekat sekalipun.

Ini tahun tantangan. Dan.. gue akan berhasil. Perlu terus berjuang agar lebih baik lagi.

Kira-kira akan jadi apa tahun 2017 nanti yaaa?? 😏😏🤔🤔

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sila komentar. Komentarmu adalah penyemangat untuk tulisan berikutnya! See ya! ^^

Ada kesalahan di dalam gadget ini