4 Juni 2016
Terlalu lama sendiri?
Pagi ke malam hari tak pernah terlintas di hatiBahkan di saat sendiri aku tak pernah merasa sepiSampai akhirnya kusadari aku tak bisa terus beginiAku harus berusaha tapi mulai darimana
Sudah terlalu lama sendiriSudah terlalu lama aku asyik sendiriLama tak ada yang menemani rasanya
Sudah terlalu asyik sendiriSudah terlalu asyik dengan duniaku sendiriLama tak ada yang menemani rasanya
Teman-temanku berkata yang kau cari seperti apaKu hanya bisa tertawa nanti pasti ada waktunyaWalau jauh dilubuk hati aku tak ingin terus beginiAku harus berusaha tapi mulai dari mana
Sudah terlalu lama sendiriSudah terlalu lama aku asyik sendiriLama tak ada yang menemani rasanya
Sudah terlalu asyik sendiriSudah terlalu asyik dengan duniaku sendiriLama tak ada yang menemani rasanya
Jauh dlubuk hati aku tak ingin sendiri
*Kunto Aji - Terlalu Lama Sendiri
Just to appreciate myself for my loneliness. But, doesn't mean nothings. I'm alone but not lonely...
29 Mei 2016
Beda selera
Semalem, gue baru aja putar ulang film Decendants of The Sun, drama Korea yang lg ngehits di tahun ini. Padahal, gue baru saja kelarin itu film 2 hari yang lalu dan merasa belum puas dengan drama itu, mungkin karena ending yang memang menggantung, tapi jujur aja... gue suka.
Gue sempet tanya ke sohib tentang pendapat dia. Menurutnya, drama itu biasa aja. Ngga begitu mengena dan... ya gitu aja. Partner kerja gue yang penggila drama juga bilang begitu. Herannya gue, kenapa mesti gue putar ulang.
Beberapa list drama yang ada di laptop, biasanya ada beberapa yang gue putar ulang dengan alasan, kangen atau memang film nya bagus. Tapi ada juga film yang cuma gue tonton satu kali dan bahkan ada yang ngga gue tamatkan karena tidak sebagus janji-janji manis trailler nya.
Herannya lagi, gue sudah memutar ulang drama ini selang dua hari setelah tamatnya. Sekilas, gue jadi ingat akan drama Korea berjudul The King 2 Hearts yang menjadi film drama pertama kesukaan gue dan film itu juga yang sudah bosan gue putar ulang kesekian kali. Bukan karena pemainnya yang keren, tapi filosofi ceritanya yang mengena.
Temanya sama, Menjaga perdamaian dunia, dengan cara dan posisi yang berbeda. Dan, gue suka! Entah apa yang buat gue suka setengah mati dengan kedua film itu dan setelah suka film nya, gue jadi suka sama pemeran filmnya.
Lee Joong Ki, Song Hye Kyo...
Lee Seung Ki, Ha Ji Won..
Haha.. pemeran utama prianya namanya hampir mirip. Entah apa pendapat kalian tentang kedua film yang sebagian besar mempertontonkan aksi kemiliteran dan usaha diplomasi politik yang notabene mungkin memang terjadi di kehidupan nyata kita. Walau memang sama mereka di dramatisir. Wajarlah, judulnya kan drama.
Tapi, drama yang agak realistik itu menurut gue lebih menyenangkan dan menyegarkan. Setidaknya, dibalik setiap masalah pasti ada pria bling-bling yang siap mencuci mata. #ehhh #salahfokus
Daripada hidup kebanyakan drama, ngga salahnya kita lebih sadar dunia nyata bawa ngga selamanya hidup cuma drama yang melulu nangis dan jatuh cinta. Pasti ada waktunya untuk berjuang, untuk diri sendiri, untuk keluarga, untuk sesama, untuk masyarakat, bahkan seluruh dunia...
I love you., na na na na na na...
Only you,. Nana na nana... (gue ngga tau lirik soundrack nya, tapi itu enak.. serius!)
27 Mei 2016
F4
Cauntion!
Postingan ini bukan berarti F4 versi Taiwan itu sudah tidak ada ya.. Mereka masih ada namun sudah sibuk dengan urusan pribadi mereka masing-masing.
Buat teman-teman yang kelahiran era tahun 90-an, pasti tahu banget sama F4 versi Taiwan yang beranggotakan Jerry Yan, Vanness Wu, Ken Zhu dan Vic Chou. Dulu, sebelum jaman boyband versi Korea ataupun versi dalam negeri yang jingkrak-jingkrak ngga jelas, otak gue sudah terdoktrin bahwasanya sebuah boyband itu ngga harus jago dancing, yang penting tampang kece dan lagu khas yang selalu berhasil bikin gue kangen sama mereka.
Gue masih inget saat F4 itu baru pertama kali keluar dan booming banget, saat itu gue masih imut-imut, duduk di bangku sekolah kelas 5 dan sudah membayangkan mempunyai seorang kekasih setampan Jerry Yan! #ngarep
Anak-anak dijaman gue, memang tersihir akan ketampanan mereka namun kami tidak lantas menjadi alay dengan latah membuat boyband seperti mereka ataupun bergaya seperti mereka. Well, kalo soal bergaya sih sebenarnya sah-sah saja sih, hanya mungkin ngga lebay seperti jaman sekarang.
Saking terkenalnya F4 dulu, bahkan di depan sekolah gue dulu ada yg menjual kartu-kartu permainan yang bergambarkan si artis ganteng. Secara, dulu internet itu barang mahal. Jangankan internet, ketemu komputer seminggu sekali saat pelajaran komputer saja sudah mending. Apalagi harus mencari foto mereka yang guanteng dengan gratis. Dulu bayar! Sekarang, muka Jerry Yan bisa gue donlod sampai kuota habis pun mudah banget!
Ada juga kala info si F4 akan berkunjung ke Indonesia merebak, mungkin seluruh fans F4 mati-matian buat dapat tiket untuk meet and greet. Berhubung orang tua gue ngga punya pohon emas, gue akhirnya hanya bisa menatap mereka dari kotak bernama televisi. Bahkan, gue juga belajar tulis surat pakai bahasa Inggris yang kalau dilihat tata bahasanya itu menyedihkan! Tapi, gue beruntung karena ngga jadi kirim itu surat, secara dulu si Jerry Yan kagak bisa bahasa Inggris. Huahahaha.. Ngomong ama alien gue nanti!
Walaupun sekarang nama mereka sudah meredup dan kilau cahaya mereka sudah menghilang, F4 tetap selalu bisa menjadi obat rindu akan masa-masa lalu yang kini hanya bisa kita kenang. Dimana kenangan akan cinta masa kecil gue yang benar-benar kayak monyet... #ehh
Atau, tentang lagu-lagu mereka yang berhasil membuat gue mencintai dunia bahasa dari segala sisi. Sisi cinta, sisi kenangan dan... sisi rindu. #eaaa #baper deh...
In the last, I would like to say thank you very much for Jerry Yan, Vanness Wu, Vic Chou and Ken Zhu, whose make my world very wonderful that time. I could not imagine, if i could not know them as a part of my love story. They have been inspiring me, from their song and of course their face look. Hahaha.. I have imagined my future boyfriend that time. And I still remember it.
Thank you for all of you, to make my life is more colourful and cherries because of your songs, stories and handsome faces. Hahahhaa..
I miss your performance so much, I love "Ti I Se Cien" song until now, and I keep singing when I listening the "Cing Fe Te Yi"..
Sincerely yours,
From your big Fans but cannot do more...
Cha!
28 April 2016
9 Maret 2016
Hanya karena matahari dan bulan hanya bisa bertemu hanya dalam beberapa menit,
Bukan berarti butuh waktu yang singkat untuk dapat hanya melihatmu dalam beberapa menit.
Hanya karena seekor ulat memerlukan waktu yang lama untuk berubah menjadi seekor kupu-kupu yang indah,
Hanya karena seekor kupu-kupu hanya perlu waktu beberapa minggu hingga waktunya berakhir,
Bukan berarti waktu untuk melupakanmu hanya cukup dalam beberapa minggu.
~Luiza Cha~ April 9th, 2016
2 Maret 2016
#WishList25
Mari lupakan sejenak tentang teror "Kapan Nikah?" diatas. Sekarang waktunya gue untuk memberikan list buat kalian yang kepengen ngasih gue kado. *ciee elaah.. *PEDE!!!!* wakakakakakakaak!!
29 Desember 2015
Cinta adalah Racun
19 November 2015
Mengundang Rindu
Hujan.. Kadang identik dengan butiran rindu yang turun bersamanya.
Aromanya terbawa angin saat menembus tanah gersang tak terurus.
Membalut rindu disela hembusannya.
Menebar luka yang masih menganga.
Malam.. Kadang identik dengan romantika sang bintang.
Sebuah kedipan mata hitam bulay, bak bola pingpong.
Menyuntikan rindu disela-sela tidurnya.
Menyelimuti hati yang terluka.
Rindu.. Kadang identik dengan sebuah kisah perpisahan yang menghantarkan kembang-kembang rindu ke sana. Membuat ia melayang dimabuk rindu.
Mungkin, sebuah kisah masih belum bisa terjadi meskipun hanya sejumput rindu. Namun, walau hanya berpaku pada sang rindu, sosoknya tak akan pernah terganti. Apapun yang terjadi.
Akhirnya, biarlah rindu ini melebur bersama derasnya hujan, pekatnya malam serta serbuan rindu di dalam hati.
28 September 2015
Rindu Hujan
Ditahun berikutnya, postingan gue tentang hujan sangatlah berbeda 180 derajat selsius. *nah loh*.
Kecintaan gue yang besar pada hujan tampaknya membuat sang hujan ke ge-eran, sehingga di tahun 2013, banyak hujan terjadi namun melebihi dari apa yang gue pikirkan. Hujan banyak, banjir juga banyak. Apalagi saat itu gue statusnya masih kuliah, ditambah tiap sore harus hujan. Saking kesalnya, gue meminta hujan untuk berhenti saat itu juga.
15 Juli 2015
Kotak Hati
30 Juni 2015
Cerita Mini: Bioskop
26 Juni 2015
Pusara Luna...
20 Juni 2015
I wanna fall in love...
19 Juni 2015
First Love
7 Juni 2015
Tamu
8 Maret 2015
Turn Back to You...
I didn't know how to be angry because I was happy all the time.
Yes, it was like that, how it felt to love you.
To me, the world was most touching then.
If that moment was lost, the short time that I have lived, will be too insignificant then.
I want to turn back to find you.
14 Desember 2014
Celebrate of Life
22 Agustus 2014
Gadis itu...
Ah, lebih tepat... melupakannya.
Karena kata lupa identik dengan kesalahannya.
Karena ia tahu, untuk bermimpi pun sulit, terlebih mewujudkannya.
Kala pesannya hanya dibalas singkat dan... biasa.
Tidak ada yang spesial lagi baginya.
"Mau sampai kapan?!"
"Mau sampai kapan?!"
![]() |
| source |
9 Agustus 2014
Parfum itu...
![]() |
| source |



