26 Oktober 2012

Book Store...

Aku sudah lelah berjalan
Ditambah sepatu hak tinggi yang ku pakai..
Kakiku serasa berteriak minta tolong agar aku berhenti berjalan..
Namun ditengah perjalanan, terbesit sebuah ruangan...
Aku menuju ruangan itu dengan perlahan...
Ruangan itu seperti memanggilku dari jauh...
Aku pun berjalan memasuki ruangan itu...
Aku lintasi pintu masuk dan menemukan bertumpuk buku tergeletak...
Mereka seperti menyapa dan menyambut kedatanganku..
Lalu rasa itu pun tercipta...
Rasa rindu menulis, rasa rindu membaca dan rasa gatal untuk membeli...
Namun kali ink aku harus tahan diri...

24 Oktober 2012

Ambilkan Bulan Bu...

Ambilkan Bulan bu...
Ambilkan bulan bu...
Yang selalu bersinar dilangit...
Dilangit, bulan benderang
Cahaya nya sampai ke bintang...

Ambilkan bulan bu...
Ambilkan bulan bu...
Untuk menerangi di malam gelap
Untuk menerangi tidurku yang lelap...


Syair lagu di atas sudah pasti dan sudah jelas bahwa itu merupakan lagu "Ambilkan Bulan" karangan A.T. Mahmud. Sudah tidak perlu diragukan lagi, pak A.T. Mahmud telah menciptakan lagu anak-anak yang tidak asing ditelinga kita. Untuk sebagian besar anak-anak mungkin masih ada yang tahu namun sebagian lagi mungkin sudah lupa bahkan tidak tahu karena era globalisasi yang deras mengikis sedikit demi sedikit lagu-lagu masa kecil kita ini.

Lagu-lagu ciptaan pak A.T. Mahmud yang terkenal yakni, pelangi, ambilkan bulan dan lagu-lagu lainnya pernah merajai dunia permusikan di negeri tercinta, Indonesia. Bersama dengan pencipta-pencipta lagu anak-anak yang lain seperti, Ibu Sud, Pak Kasur, Kusbini dan lainnya, anak-anak lebih kenal lagu-lagu ini dibandingkan lagu-lagu dewasa. Tidak seperti sekarang ini, anak-anak bisa hafal dengan baik lagu-lagu dari boy atau girlband dibandingkan lagu yang seharusnya untuk usia mereka.

22 Oktober 2012

~prolog~ (proyek tak terselesaikan)


“Ayah, kalau sudah besar aku mau jadi pendaki gunung seperti ayah ya..” ujar anak kecil berambut hitam berkilau tersebut sambil bergelayut manja di lengan ayahnya.

Ayah anak kecil itu tersenyum dan menggendong bocah kecil itu.

“Iya, Mea.. Ayah akan ajak kamu mendaki dan menunjukkan padamu betapa indahnya dunia ciptaan Tuhan ini dari atas gunung paling tinggi.” sahut ayah anak itu lalu mengangkat tinggi-tinggi anak kecil itu.

“Maka dari itu, kamu harus nurut sama Bunda dan Eyang ya. Nanti akan ayah bawakan bunga Edelweis hanya untuk anak ayah yang manis bernama Meary Catherine.”

“Haha, terima kasih ayah. Aku akan tunggu ayah!” anak yang bernama Meary itu menaruh harapan besar pada ayahnya dan penasaran dengan bentuk bunga edelweis itu sendiri.

Anak kecil yang masih belum tahu apa-apa itu tidak mengetahui bahwa sehari setelah berjanji padanya, ayah anak itu menghilang di puncak gunung Bromo saat pesawat radarnya kehilangan signal. Sampai berbulan-bulan jejaknya tidak diketemukan, ayah Mea dinyatakan meninggal.

Mea yang masih baru masuk SD tersebut kaget saat dirumahnya diadakan doa melepas kepergian ayahnya. Air mata Mea langsung saja meledak mendengar kabar yang mengejutkannya saat itu. Langsung saja ia berlari menghambur keluar rumah.

“Gak boleh!! Ayah gak boleh pergi ninggalin Mea... Ayah.. Pulang dong, yaaaah...” teriak Mea masih berlari.

Bunda Mea mengejar sambil berteriak, “ Mea... Jangan keluar, banyak kendaraan! Nanti kamu ketabrak!”

“Biarin! Me mau ikut ayah aja! Me mau ayah....”

sayang, sayang seribu sayang (From tHree eLs)


Look!!
BeBe bertebaran dimana-mana..

Semua orang sekarang sedang kena sindrom authis,,
Alias kecanduan BBM-an..
Blackberry Messenger-an,,

Biar pun BeBe lagi bertebaran dimana-mana, ternyata kami bertiga hampir gak kesentuh sedikit pun sama sindrom itu.

Lidya, masih setia tuh sama hape Sony nya yang pernah kecemplung di toilet kampus dan berhasil di selamatkan oleh koko nya.

Lis juga masih setia dengan hape Nokii yang dibelinya sendiri dengan jerih payahnya..

Dan pastinya, eke jugaaa..
Masih setia tuuh sama hape nokii juga yang walau memori pas-pasan, tapiitu hape berwarna pertama gue, setelah gue menyingkirkan hape item putih gue yang sekarang keberadaan nya entah ada di pojok sebelah mana kamar gue. Hahaha.. :P

terkadang, keinginan seperti bisa chattingan dimana-mana, bisa kena authis, itu sih ada..

RINDU


Berjuta-juta rasa menggelung di dada..
Berjuta-juta keinginan mengendap di hati..

Oh kasih..
Aku merindukanmu disini..
Rindu akan semua tentang dirimu..

2nd Anniversary "LuicHa's Recaps"

Happy birthday my blog,
Happy birthday my blog,
Happy birthday, happy birthday...
HAPPY BIRTHDAY TO ME...

*Lho?!

Ya... Saya baru sadar, kalau blog saya sudah berulang tahun.. Yang ke 2..
*tepuk tangan sorak sorai..

Ya.. Ya... Ya... Terima kasih atas dukungan saudara-saudara...
Para Reader yang setia membaca postingan-postingan saya...

19 Oktober 2012

Deg... Deg... Deg...

DEG... DEG... DEG...

Yak! Saya akui.. Beberapa jam, tidak.. tidak.. beberapa menit lalu... tidak... tidak... baru saja...
Saya DEG-DEG an...
Sangat deg-deg-an...

Sekarang tanggal berapa? 19 oktober 2012? YA!
Jam berapa? JAM 3 lebih sedikit (kayaknya sih... :P)
Hari apa? JUMAT....

*Please deh Cha... Nanya mulu deh...

Okee.. Back to topic..

Judul tulisan kali ini ialah DEG DEG DEG..

Ini sebenarnya memang isi hatiku, benar-benar isi hatiku..
Berasa banget deg degan nya... Secara saya sudah gagal gitu kan di GWA alias Gradien Writter Audition hanya karena mengikuti hawa nafsu si Mr. M. alias MALAS! Saya benar-benar dibuat kantuk di 2 hari terakhir saat pengiriman dan benar-benar terjerembab ke jebakannya dan kini saya benar-benar MENYESAL!! Walau sebenarnya dari awal sudah mulai merasa menyesal, tapi entah suara dari mana yang menyemangati, jadi jangan menyesal. Tapi kenyataannya, aku MENYESAL!! (Tutup muka pake tangan sambil berkata *shit man - gaya Janner)

Yah.. Setelah penyesalan terbesar dalam meraih cita-cita sebagai seorang penulis, akhirnya saya dibuat deg-degan dengan hal ini. Mari kita simak gambar dibawah ini:

2 Oktober 2012

Terima Kasih Tuhan.. ^^





Oh Tuhan...
Terima kasih...
Akhirnya Kau turunkan juga hujan di atas bumi ini.
Diatas tanah tempat kami berdiri seperti ini...

Tuhan...
Ajar kami juga menjadi hujan, dikala hati kering.
Agar kami dapat menyejukkan.
Sesejuk udara saat hujan di hari yang kering.

Yaa Tuhan...
Ampunilah kami, semua dosa-dosa kami...
Hingga Engkau menahan hujan, melihat kami bertahan..
Seperti juga hidup, Kau memberi kami cobaan sebelum menurunkan udara dingin sebagai jawabannya...

Terima kasih Tuhaaaan.....

Thanks Jesus... :)
Ada kesalahan di dalam gadget ini