6 September 2013

Hi! I'm the beginner...

Bulan September akhirnya tiba juga. Untungnya saya tidak ketinggalan menyambut bulan September ini. Diawal September ini diwarnai dengan kembalinya aktivitas saya sebagai seorang mahasiswi. Oh ya! Kini saya tengah berada di tingkat 3 loh alias semester 5. Yeah! Berarti masih ada 3 Semester lagi yang harus dihabiskan, kalau bisa kurang dari segitu. :)

source

Nah, beberapa waktu belakangan ini, saya merasa seperti seorang pemula yang baru menjajaki hal yang baru. Baru pertama kalinya bawa -red: mengendarai- motor sendiri ke kantor. Otomatis, seruan 'Wiii' langsung terujar dari teman-teman kantor yang selama ini hanya tahu kalau saya diantar dan di jemput.

Lalu, diikuti dengan mengajukan diri sendiri pada sebuah acara besar di kampus yakni acara PKK. Dari sekian lama ikutan senat, baru kali itu mengajukan diri dan benar-benar pegang acara. Benar-benar baru. Sampai-sampai masih harus dibantu oleh teman sejawat yang lebih senior. 

Dilanjutkan dengan kali pertama membeli tiket kereta api, sendirian dan pergi ke kota orang nan jauh, juga sendirian. Benar-benar pemula. Masih tanya sana-sini. Masih bingung. Masih suka celingak-celinguk kalau bingung saat tak ada yang bisa ditanya. Tapi dari hal tersebut, saya pun belajar untuk mempraktekkan sebuah pepatah, 'Malu bertanya sesat dijalan'.
Seperti kata pepatah lainnya lagi, 'Roda pasti berputar', maka ada saatnya kita menjadi pemula dan ada saatnya kita jadi profesional. Saat jadi pemula, kita berusaha meraih untuk menjadi profesional. Tapi begitu sampai ke tahap profesional, kita pasti akan kembali lagi menjadi pemula. Entah diposisi apapun dan kapanpun.

Ah, sekarang saya merasa bahwa diri saya masih pemula. Walaupun dalam beberapa sisi saya merasa saya sudah melangkah lebih lanjut. Remember, nikmatilah saat-saat jadi pemula. Belajarlah berbagai hal yang masih dapat diperoleh saat masih pemula. Jadi saat kita melangkah ke jenjang yang lebih tinggi, hal-hal tersebut dapat kita turunkan kembali ke mereka-mereka yang sedang berada di posisi pemula.

Kunci utamanya, SEMANGAT dan PANTANG MENYERAH! Tuhan tahu usahamu dan Ia akan memberikan imbalan yang setimpal bahkan bisa melebihi apa yang pernah kita pikirkan. Hei! Jadi pemula itu tidak buruk loh! :D

4 komentar:

  1. Setuju, orang-orang besar di luar sana juga berawal dari pemula terlebih dahulu.

    ^_^

    BalasHapus
  2. Kalo nggak mau berada di posisi pemula, kita nggak akan pernah bisa jadi apa-apa. Enjoy step by step kuncinya :')

    BalasHapus

Sila komentar. Komentarmu adalah penyemangat untuk tulisan berikutnya! See ya! ^^

Ada kesalahan di dalam gadget ini