13 Maret 2015

Sederhana

Bahagia itu sederhana.

Ungkapan yang sering gue denger dan terbukti nyata di dunia yang sesungguhnya. Bukti nyatanya adalah gue. Semenjak berprofesi sebagai guru, banyak kebahagiaan kecil tidak tertuda yang terjadi dalam hidup gue. Sebuah kebahagiaan yang dulu gue anggap sepele dan tidak penting.

Kadang, gue merasa sulit untuk menciptakan dan merasakan kebahagiaan karena berpikir waktu dan cara untuk menciptakan kebahagiaan itu butuh dana besar dan waktu yang banyak. Ternyata, disela-sela kesibukan serta padatnya jadwal mengajar gue, kebahagiaan itu dapat gue temui di kehidupan sehari-hari. Bahkan untuk hal sepele yang ternyata bisa mengundang senyum atau pun decak tawa.
Siang itu, gue lagi dikelas bareng anak gue yang belum di jemput. Sebenarnya bukan cuma siang itu juga sih, tiap siang saat anak gue belum di jemput pasti mereka akan stay dikelas sama gue. Dari pada iseng, beberapa kali mereka ada gue ajak selfie sembari menunggu jemputan mereka datang. Ada kalanya gue dan anak-anak cuma berfoto ceria, senyum pepsodent dan pose senang seperti foto bareng dua bidadari gue dibawah ini.

love you girls.. :*
Atau, ada juga berfoto gagah dan cantik seperti bersama cowok ganteng berikut inih.
My handsome boy.. :*

Ada juga, tingkah konyol, tengil dan centilnya si manis satu inih..
Bahkan juga, kebahagiaan itu bisa datang saat gue hanya sekedar memegang lampion terbang yang berhasil gue terbangin pertama kali ini.
Mungkin sekerang kadar kebahagiaan gue sudah meningkat beberapa persen dari yang sebelumnya. Walaupun kebahagiaan itu sederhana dan dapat ditemu di sela-sela kesibukan, tapi kebahagiaan itu tetap harus di cari. Gue sadar. Begitu gue lupa akan mencari kebahagiaan, saat itu pula hidup gue akan terasa hambar. Entah beralasan dengan banyaknya kesibukan dan tugas. Atau, alasan waktu yang tidak memadai dan sulit. Namun sekarang, gue harus mengusahakannya. Tujuan hidup gue adalah harus bahagia.

Gue harus bahagia hari ini. Gue harus bahagia besok. Gue harus bahagia selama masih hidup. Mari kita berbahagia. Karena, bahagia itu sederhana.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sila komentar. Komentarmu adalah penyemangat untuk tulisan berikutnya! See ya! ^^

Ada kesalahan di dalam gadget ini