18 Juni 2014

Three years later ~~~

Pertengahan April 2012

Gue masih ingat saat awal baru masuk kuliah. Masih di awal-awal semester. Tiap break istirahat, gue serta gerombolan yang lainnya langsung turun menuju kantin.

Kami mengambil satu spot di salah satu meja panjang yang berjajar di sepanjang kantin. Suasana bising dari orang-orang yang berlalu lalang, ngobrol bahkan ngerjain tugas, bercampur jadi satu. Tapi kebisingan tampak seperti lagu lama yang tidak asing lagi terdengar di telinga.

Gue masih ingat jelas, kami mengambil posisi duduk masing-masing lalu memesan makanan di titik-titik penjual di kantin. Dari yang berkuah sampai yang goreng-goreng. Segalanya ada dikantin. Dan pastinya, jajanan dikantin tidaklah sesehat bekal buatan rumahan. I proved it!

Sembari menunggu makanan datang, segala macam obrolan pun dihantarkan di atas meja penuh kenangan. Entah berawal karena masalah perkuliahan sampai masalah paling konyol dan tidak penting sekalipun tersaji di atas meja sebagai bahan tertawaan. Disana, di meja kantin yang masih sama hingga saat ini. Mungkin, hanya taplak mejanya saja yang berubah.

Rupanya berubahnya warna taplak meja, seiring pula dengan perubahan kebiasaan kami setelahnya. Di semester-semester berikutnya, kami mulai menjauh. Selain karena adanya perbedaan kelas yang mencolok, ditambah dengan intensitas yang jarang bertemu, membuat kami seakan tidak pernah ingat akan keceriaan serta kekonyolan seputar kehidupan kami sebagai mahasiswa.

Pertengahan Juni 2014

Gue sedang melarikan motor matic yang gue kendarai dengan kecepatan 70km/jam. Sementara itu otak gue ikut berlari seiring kecepatan motor. Sesaat gue merasa baru saja mendapat deja vu. Bukan karena melihat mimpi yang menjadi kenyataan, tapi karena masa-masa yang pernah hilang dulu, baru saja terjadi lagi disana. Di meja kantin yang kini taplaknya berubah menjadi merah.

Kondisi kantin tadi sore sangat ramai, berhubung langit sedang bersedih, maka para penghuni gedung kampus yang kelaparan karena kedinginan pun berlarian menuju kantin. Diikuti hujan yang tak kunjung berhenti.

Seperti biasa, gue memesan makanan di penjual langganan gue lalu mencari-cari spot tempat gue menghabiskan makanan itu. Malam itu, kali pertama lagi setelah sekian ratus hari pekuliahan, gue dan kawan-kawan kembali duduk di meja di kantin yang sama.

Kami seperti melakukan deja vu dimana kami memesan makanan kami masing-masing, lalu sembari menunggu kami membicarakan segala hal, ngalor-ngidur kemana-mana. Gue pun merasa seperti mendapat siraman jiwa.

Masih diatas jok motor, gue bertanya-tanya, setelah sekian bulan perkuliahan terlewat setelah April 2012, kenapa baru kemarin kejadian itu bisa terjadi kembali. Apa karena kami sibuk dengan diri kami sendiri? Atau karena diri sendiri yang mencari kesibukan?

Tiga tahun kemudian...

Who knows?
Bisakah kita kembali duduk disana, memesan makanan kesukaan kami, menunggu sambil membicarakan hal absurd  yang penting untuk menjalin relasi kami. Who knows?

Mungkin...
Dalam beberapa waktu ke depan, kami akan disibukan dengan tugas akhir dan skripsi yang bejubel. Mungkin pula kami sibuk dengan pekerjaan serta keinginan diri sendiri. Atau, kami sedang bersusah payah demi menggapai mimpi.
ayamqu spot
Lalu,
Gue selalu percaya, persahabatan dan pertemanan kami tidak akan pudar hanya karena faktor kesibukan yang selalu berusaha menyita perhatian diri. Gue pun selalu percaya, bahwa kami akan kembali duduk bersama, membicarakan hal-hal tak penting dan tertawa, lalu menyantap makanan kami bersama, kelak sembari mengenang masa-masa perjuangan kami meraih mimpi dan title kami.

2 komentar:

  1. wah sama dengan yang saya rasakan ketika kuliah dulu,. tapi momen yang dirindukan adalah selepas pengerjaan tugas akhir/skripsi. kalau semasa kuliah tetap bersama karena tidak ada pemindahan kelas.
    tapi yang pasti saya juga merindukan momen itu
    nice post :3

    BalasHapus
  2. @sirajuddin:
    Betul banget, pasti bakal kangen sama masa-masa kuliah ini.

    Thanks ya atas apresiasi dan komentarnya. :D

    BalasHapus

Sila komentar. Komentarmu adalah penyemangat untuk tulisan berikutnya! See ya! ^^

Ada kesalahan di dalam gadget ini