29 Oktober 2011

Hujan.. Begitu berarti..

another poem-poetry here

------------------------------------------------------------------------------------------------------------




Musim hujan tampaknya sudah mulai datang.
Hampir sepanjang hari kemarin hujan besar di sertai kilat dan petir seakan saling berlomba menunjukkan keperkasaan sang hujan.

Sesaat terpikirkan sesuatu tentang hujan..
Kala hujan menghampiri..
Mereka semua yang saat itu berada di tengah jalan, serentak berhenti mencari tempat berteduh.
Ratusan bahkan ribuan orang yang memadati jalan tiba-tiba meminggirkan motornya.

Kala hujan datang,
Banyak kejadian yang terjadi disekitar..
Banyak peristiwa yang terjadi dalam hidup..
Orang-orang berpikir, mengapa hujan datang di saat yang tidak tepat?
Mengapa pada saat jam kerja?
Mengapa saat saya sedang berada dalam perjalanan?

Namun, sesaat terlintas..
Hujan datang bukan disaat yang tidak tepat..
Tapi kesiapan kitalah yang kurang saat menghadapinya.

Hujan..
Mengandung banyak peristiwa dan arti..
Peristiwa masa lampau dan masa kini..
Menyimpan banyak kenangan dan menghapusnya bersama aliran hujan...

Hujan..
Begitu banyak hal yang terjadi saat hujan turun.
Begitu berarti saat kau mengalami sesuatu..

Hujan..
Rintik-rintik turun..
Semakin menderas..
Sederas aliran air mata yang membasahi hati..

Hujan..
Begitu dahsyat..
Bersama petir dan kilat berlomba..
Menggoncangkan bumi yang mulai melupakan alam..
Seperti diriku yang menggocangkan hati yang mulai melupakan perasaan..

Hujan..
Begitu basah dan mengalir..
Seperti aliran darah ini..
Terus mengalir melintasi waktu tanpa perlu melihat kebelakang..

Hujan..
Begitu berarti..
Saat kau menangis dibawahnya..
Membantu dirimu tidak terlihat begitu bodoh..
Karena hujan membantu air matamu untuk keluar sepuas-puasnya..

Hujan..
Menghapuskan berjuta-juta debu yang ada didunia..
Menghanyutkan berjuta-juta macam benda..
Menghapuskan diri dari kelamnya dunia..
Menghanyutkan diri dalam ketenangan hati..

Hujan..
Begitu berarti,,
Sampai kapanpun..
Hingga kau tidak mampu lagi melakukan semua dibawah hujan..
Sampai kau tidak mampu lagi melihat hujan lagi..
Sampai kau tidak mampu menghirup lagi sejuknya bau hujan..
Sampai kau menutup mata untuk terakhir kalinya..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sila komentar. Komentarmu adalah penyemangat untuk tulisan berikutnya! See ya! ^^

Ada kesalahan di dalam gadget ini