19 Juni 2015

First Love

Kenangan Klasik Cinta Pertama
Puisi klasik mengenai cinta pertama
Menceritakan begitu manisnya cinta pertama yang terjadi
Teringatkan akan saat-saat dimana dirimu menyukai dirinya
Setiap saat, setiap waktu dan dimana pun kau berada
Mungkin di dalam pikiranmu hanya ada dirinya.

Begitu indah, begitu manis
Rasanya seperti sebuah gulali yang manis
Menghiasi hari-hari dan waktu yang ada dengan bayangnya
Selalu teringatkan akan setiap hal yang dilakukannya
Setiap hal baik yang pernah dilakukannya untukmu.

Saat kau menyadari akan perasaanmu
Saat itu pula kau akan menyadari akan kesedihan dibaliknya
Namun kau sangat menyadari bahwa ini takdirmu
Bagaimana pun kau berusaha melawannya
Ia akan tetap menjadi cinta pertama.

Hati merasakan hal manis saat cinta pertama menyisakan hal termanis
Kenangan-kenangan yang tercipta tak akan pernah kembali
Namun kenangan akan tetap terukir manis
Walaupun pada akhirnya bahwa segalanya hanyalah kenangan.

Pernah terpikirkan untuk kembali merasakan manisnya cinta
Ingin menyentuh kembali manisnya masa-masa lalu
Menikmati setiap kemanisan yang terasa dan melupakan waktu yang berjalan
Tapi harus menyadari bahwa semua tetap hanya masa lalu.

Cinta pertama tidak selalu memberikan kenangan manis
Saat dirimu begitu ingin mengulang manis rasanya
Saat itu pula akan teringat hal pahit yang membuat dirimu hanya bisa memandangnya
Hal yang tidak bisa di jelaskan dengan kata-kata
Namun hati yang bisa menunjukkan.

Cinta pertama kadang terasa menakutkan
Kau tidak ingin merasakan lagi rasanya cinta
Namun cinta pertama tetap terkenang manis dibalik segala ketakutan

Cinta pertama...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sila komentar. Komentarmu adalah penyemangat untuk tulisan berikutnya! See ya! ^^

Ada kesalahan di dalam gadget ini