5 Desember 2014

Hello my Farm

Ceritanya, disekolah gue akan di adakan yang namanya pensi namun berbau sosial. Jadinya nama acaranya MB2 Charity. Lalu, semua guru eskul, khususnya tari dan nyanyi langsung membuat beberapa gerakan dan lagu-lagu untuk penampilan anak-anak eskul mereka.

Lah gue? Gue mengajar eskul prakarya atau visual art, sayangnya para peserta visual art itu bisa dihitung jari dan akan sangat kasihan sekali kalau cuma nyanyi dan mereka masih cere'-cere'. Dengan pemaksaan sedikit, akhirnya gue memilih lagu OLD MCDONALD HAD A FARM sebagai lagu mereka.

Demi keselamatan gue dan anak-anak, gue memberi judul lipsing and movement. Hahahaha. Mereka hanya lipsing dan bergoyang, jadi nggak harus nyanyi beneran. Menjelang-jelan hari H, kesibukan terjadi dimana-mana.

Selain itu, tugas baru sebagai guru ternyata juga banyak. Saat-saat menjelang hari H ternyata berdekatan dengan yang namanya bagi rapot mid. Jadi, sembari membagi otak mencari cara melatih anak-anak cere' pada lipsing sambil gerak dan nggak nangis, otak gue juga sembari menilai anak-anak perkembangannya bagaimana demi mengisi rapot.

Senang, iya. Takut, iya. Deg-degan, iya. Sedih, iya. Pusing, apalagi.

Oh ya. Awalnya anak gue cuma 9 loh yang ikutan lipsing, cuma karena ada anak-anak TKB yang tidak kebagian performance, akhirnya dengan senang hati gue yang mengajak mereka untuk bergabung. Paling tidak, pasukan pertanian gue nggak terlalu imut atau terlalu besar dan kaku.

Akhirnya gue putuskan untuk menelantarkan sejenak para 'hewan' pertanian gue demi rapot, baru setelahnya gue totalitas ke acara pensi. Akibatnya, beberapa hari sebelum gladi resik, banyak kejadian konyol bin ajaib yang memerlukan kesabaran ekstra.

Dari yang anak yang tiba-tiba down dan nangis serta nggak mau nyanyi sampai ke orang tua yang pagi-pagi datang dan marah-marah gara-gara missed komunikasi. Ditambah latihan yang harus menguras tenaga hingga menggetarkan betis karena naik turun ke lantai 4 dengan membawa anak-anak. Sebenarnya kalau gue naik turun sendiri sih, nggak akan gemetar, cuma ini harus super pelan karena bawa anak-anak. Jadinya tekanan di betis lebih besar dan akhirnya gemetaran deeeh...

Tapi semua wajar sih. Kepikiran sih pasti, cuma semua beban seakan terangkat saat menyaksikan senyum dan gerak anak-anak yang pada bisa ikutin irama sesuai dengan latihan. Belakangan ini, anak-anak di sekolah menjadi pelarian lainnya dari segala masalah yang ada diluar kelas. Tingkah imut, konyol hingga sikap auban yang mereka tunjukan, tatkala membuat gue marah-marah tapi setelahnya tersenyum senang.

Banyak yang bilang sekarang gue lebih segar. Yaa.. mungkin karena bergaul dengan anak-anak kali, ya.. Jadinya, muka gue ikutan muda lagi gitu.. *ngarepp...


Pastinya, disegala kekuarangan dan kelebihan, gue suka akan Farm pertama gue di sekolah. Hello, my farm...

2 komentar:

Sila komentar. Komentarmu adalah penyemangat untuk tulisan berikutnya! See ya! ^^

Ada kesalahan di dalam gadget ini