19 Desember 2014

Moments to Remember ~ School Version

Dua pekan sebelum tahun 2014 berakhir. Itu artinya sudah satu semester berlalu sejak terakhir kali memutuskan untuk beralih profesi. Sudah ada sejuta cerita yang tercipta dalam satu semester ke belakang. Gue pernah bercerita akan beberapa event yang ada di sekolah. Dari yang cuma sekedar perayaan ulang tahun anak di kelas, acara pentas seni di mol daerah Tangerang, sampai yang berbau jalan-jalan seperti yang gue ceritain disini dan sini. 
New Friends
Namun, dibalik cerita yang sudah gue share diatas banyak moment berharga yang terjadi jarang-jarang atau sekali-dua kali namun berkesan dan menyenangkan. Kali ini, gue akan sharing cerita-cerita seru dan mendebarkan. Dari yang cuma sekedar bercanda, tawa hingga ada yang nangis hingga ngamuk nggak mau sekolah. Dari seluruh rangkaian setengah semester ke belakang, gue akan sharing pengalaman berharga bersama anak-anak tercinta.

1. Never stop laughing
 Salah satu alasan gue sangat menyukai pekerjaan ini karena selalu ada tawa, canda dan senyum di tiap pertemuannya. Yah, memang sih.. Nggak selalu ketawa juga, nggak selalu bercanda juga, nggak selalu tersenyum juga.


Namun, tingkat atau kadar kegembiraan gue rasanya meningkat belakangan ini. Bukan cuma gue yang merasa kepedean, tapi teman-teman disekitar juga ternyata merasakannya. Gue yang terlihat awet muda atau lebih segar dibanding jaman dulu masih di kantor lama. *eaaa

Dibalik seluruh pendapat orang-orang tentang gue, secara pribadi gue merasa senang dan tak ingin melewatkan satu hari tanpa canda mereka saat jam sekolah berlangsung.


2. The precious time happens

 


tingkahnya sejuta.. ^^
para entertainer masa depan.. XD
Alasan lain gue menyukai profesi yang sekarang adalah banyak pengalaman, peristiwa bahkan kegiatan yang diluar akal pikir gue. Nggak pernah kebayang kalau bakal ngalamin peristiwa seru, menyenangkan serta mendebarkan dari profesi ini.

Yang paling berharga adalah... gue lebih banyak waktu luang, lebih banyak waktu jalan-jalan, lebih banyak waktu berharga yang terjadi dan dinikmati. Menurut gue, hal-hal tersebut lebih penting daripada hal apapun kan. Kebahagiaan kadang sangat sederhana, bro!

3. Celebration!!
 Satu lagi yang buat gue senang, banyak perayaan!! Dari yang memang rutin tiap tahun sampai yang cuma sekedar tawa canda sama anak-anak. Sekarang gue baru tahu rasanya menjadi guru saat menyiapkan, merayakan dan terlibat langsung dalam perayaan bersama anak-anak.

Dulu, nggak sempat terpikir kalau gue akan berada di posisi ini. Gue hanya tahu kalau perayaan itu cuma buat anak-anak dan guru-guru cuma sok tahu dan sok nikmatin. Ternyata... fakta yang gue alami tidak seperti waktu jaman sekolah gue pikir. Terutama jaman-jaman TK atau SD yang perayaan kecil pun bisa menjadi perayaan hebohhh....

4. Travelling...
 Banyak tempat-tempat baru yang gue kunjungi belakangan ini. Semua bukan karena gue mau sendiri tapi karena tuntutan kerjaan namun membawa nikmat. *halaaahh..

Ya, menjadi pendamping anak-anak saat jalan-jalan merupakan hadiah lain dari pekerjaan yang menyenangkan ini. Memang sih, tanggung jawab guru sebagai pembimbing dan pendidik mereka di sekolah, namun diluar itu semua, gue merasa bahwa profesi gue sekarang ini juga harus membimbing mereka di luar sekolah terutama saat kegiatan luar sekolah. Diselipan kegiatan, gue bisa jalan-jalan juga. Sambil menyelam, makan bakso. *keselek bakso...

5. Togetherness




Gue merasa ada yang aneh dengan diri gue sendiri. Kalian tahu kan, apa gelar yang gue sandang untuk dua tahun ke belakang? Kalau nggak tahu, silahkan lihat postingan ini dan ini. Gue pribadi merasa agak aneh saat harus berhadapan langsung terhadap anak-anak.

Gue nggak bisa galak sama mereka. Gemes, sayang, coel-coel.. *apa coba.

Yah, kalau pun gue marah sekalipun, akan berbeda marahnya sama orang-orang dewasa atau teman sendiri. Gue ngerasa pengen deket terus sama mereka, menemani mereka belajar sambil bermain serta menyaksikan langsung perkembangan akademis dan sosem mereka dengan mata kepala gue sendiri, ya masa pake mata kepala tetangga...

Kebersamaan bersama mereka inilah yang membuat gue tidak bisa melepaskan pekerjaan ini untuk sekarang. Bukan karena gaji atau masa depan yang menjanjikan, melainkan karena passion dan keinginan kuat serta cita-cita-lah yang membuat gue berani mengambil keputusan ini.

Dan untuk sekarang dan mungkin nanti, gue nggak menyesal mengambil keputusan ini.

Mungkin terlalu cepat kalau gue menyebutkan momen-momen bersama anak-anak yang notabene baru gue jalanin setengah tahun belakangan. Tapi gue yakin, saat momen itu semakin banyak maka akan semakin ribet gue nulis dan ngalor ngidur kemana tahu. Jadi... Sekedar menyimpan dan mengingat setiap peristiwa yang ada. Gue menikmati profesi yang sekarang.


2 komentar:

Sila komentar. Komentarmu adalah penyemangat untuk tulisan berikutnya! See ya! ^^

Ada kesalahan di dalam gadget ini