6 Januari 2014

(6th) Think Again!

DISCLAIMER:
Hai! Inilah proyek menulis marathon '31 Days Full of Articles' hari Ke Enam! Kamu ingin join atau membaca tulisan sebelumnya atau sesudahnya, silahkan klik disini...

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Seorang cewek tampak kesal dan marah pada teman-temannya dengan alasan pencemaran nama baik. Mereka menggunjingkan sang cewek dan keburukan-keburukannya. Di dunia ini, siapa sih yang merasa enak saat digunjingkan dan di beritakan tidak enak? Nggak ada yang mau, cyiiinn. *teriak banci kaleng*

Nah, banci kaleng aja nggak mau, apalagi cewek tulen. Bagi si cewek yg merasa menjadi korban pasti langsung berpendapat seperti ini...
"Bilang aja sirik sama gue,"

Gue, sebagai cewek tulen, akan bisa langsung nyeletuk. "Ngiri? Ngaca dulu kaleee..."
Kalau versi jahatnya pasti begitu. Whatever we do, whatever our explanation, unworth it!!
Kebetulan nih, kebetulan gue pernah berada disisi si cewek yang ngerasa di bully dan di gunjingan itu. Tapi DULU, pas kejadian di masa kecil yang masih jadi lecutan tak langsung buat gue.

Nah, kalau itu DULU, sekarang gimana? Caranya adalah... THINK AGAIN! *berasa iklan rokok*

Sebenarnyaa... Yang salah itu bukan teman-teman lo. Bukan juga sahabat lo yang nyebarin berita itu. Mereka punya mata untuk melihat kelakuan lo dan punya telinga yang panas saat dengar semua hal unworth it tadi dari temen-temen deket lo.

Masalah utamanya adalah... diri lo sendiri. Sudah bersyukurkah lo akan hal yang lo punya, atau... sudah benarkah yang lo lakukan? Pikir lagi dan lagi. Kalau memang lo rasa benar, seharusnya tidak pernah keluar gunjingan dan bullyan tersebut. Kalau memang salah, yuk di stop! Diperbaiki. Beruntunglah manusia yang kadang masih punya

Kesempatan ke dua. Bahkan terkadang lebih dari dua. Kelak, dari sekian banyak kesempatan itu pasti ada yang membuat lo sadar. Apa arti bersyukur versi lo sendiri!

Nah, akhirnya, yang namanya manusia pasti punya salah. Itu dimaklumin. Tapi jangan kelewatan jugaa.. Baru berbuat benar, disalahin lagi.
Tapi lagi, pada hakikatnya manusia terkadang hanya bisa melihat sisi buruk seseorang. Whatever good things you do, you always wrong. Manusiawi!

Tapi pikir lagi. Masa iya, digunjingin sejuta umat tapi gak sadar-sadar... Think again sista, brother!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sila komentar. Komentarmu adalah penyemangat untuk tulisan berikutnya! See ya! ^^

Ada kesalahan di dalam gadget ini